Berawal dari kebutuhan di lapangan

Aset terus bergerak.
Catatannya harus
tetap terhubung.

Ketika aset bertambah, berpindah tempat, berganti penanggung jawab, atau mulai menurun kondisinya, tim membutuhkan satu catatan yang tetap utuh. Dari kebutuhan itulah SIPAS-HKP dibuat.

Ikuti ceritanya
SIPAS-HKP
AST-0248Asset verified
Data terpusat QR tracking PIC terverifikasi Bukti foto Pemutihan
01 / Mengapa dibuat

Di balik setiap aset,
ada tanggung jawab
yang harus dijaga.

Sebuah aset tidak berhenti menjadi data setelah dicatat. Ia digunakan setiap hari, berpindah lokasi, dipegang oleh orang yang berbeda, dirawat, lalu suatu saat memasuki proses pemutihan.

Tanpa satu alur pencatatan yang sama, informasi mudah terpisah: nomor registrasi ada di satu dokumen, foto di perangkat lain, nama PIC hanya diketahui beberapa orang, dan kondisi terbaru sulit dipastikan. Saat informasi dibutuhkan, tim harus menyusun kembali potongan-potongan tersebut.

01

Sulit ditemukan

Data fisik dan catatan aset tidak selalu mudah dipertemukan saat dibutuhkan.

02

Tanggung jawab berubah

PIC, jabatan, lokasi, dan kondisi dapat berubah sepanjang usia aset.

03

Bukti mudah terpisah

Foto, QR, dan bukti persetujuan perlu tetap mengikuti data utamanya.

Maka SIPAS-HKP dibangun dengan satu prinsip

Aset boleh berpindah. Orang yang menjaganya boleh berganti. Namun riwayat dan tanggung jawabnya tidak boleh terputus.

02 / Jawaban kami

Satu catatan yang menyambungkan semuanya

SIPAS-HKP menyatukan identitas, lokasi, kondisi, dokumentasi, dan penanggung jawab agar setiap perubahan memiliki jejak yang jelas.

Bukan sekadar daftar barang

Setiap data menjadi bagian dari perjalanan aset.

Satu entri yang dibuat hari ini akan membantu proses pencarian, pemeriksaan, serah tanggung jawab, dan pemutihan di kemudian hari.

Lihat alurnya
••
03 / Perjalanan aset

Dari aset datang hingga arsipnya selesai

Informasi tumbuh mengikuti kejadian nyata di lapangan, sehingga tim tidak perlu memulai pencarian dari awal setiap kali aset berubah.

01 / Datang

Masuk dan dicatat

Identitas, spesifikasi, tahun pengadaan, lokasi, foto, dan PIC disimpan sebagai titik awal.

Mulai mencatat ↗
02 / Dikenali

Diberi identitas

Nomor registrasi dan QR code menghubungkan benda fisik dengan catatan digitalnya.

Temukan aset ↗
03 / Digunakan

Dijaga bersama

Kondisi, lokasi, dan PIC dapat diperbarui agar data tetap mengikuti keadaan sebenarnya.

Pantau kondisi ↗
04 / Selesai

Diakhiri dengan bukti

Saat diputihkan, data berpindah ke arsip bersama dokumentasi dan bukti persetujuan.

Lihat arsip ↗
04 / Hasil akhirnya

Ketika data mengalir, pekerjaan ikut menjadi lebih ringan

Tim memiliki satu sumber informasi untuk menelusuri aset dan mengambil keputusan dengan lebih yakin.

01

Lebih mudah ditelusuri

Nomor registrasi, pencarian, dan QR code mempercepat penemuan data aset.

02

Tanggung jawab jelas

Setiap aset terhubung dengan PIC, NIK, jabatan, dan lokasi operasional.

03

Bukti tetap lengkap

Dokumentasi foto dan riwayat pemutihan menjaga informasi tetap kontekstual.

Mulai dari satu catatan yang benar

Jaga setiap aset.
Jaga setiap tanggung jawab.

SIPAS-HKP hadir agar pengelolaan aset Hadji Kalla Toyota Palopo tidak berhenti pada pencatatan, tetapi menjadi riwayat yang utuh dan dapat dipercaya.

Mulai gunakan SIPAS-HKP